• Atiek Soewadji
Lembut jiwa
bukan arti dari kelemahan
Jernih hati dan pikiran
selalu seperti gaun yang tak teraba
Kata yang terucap
seharum melati putih
Menjalani hidup mengikuti angin pagi
yang akan kembali pada kodrat Ilahi
Saat memandang terhenti pada si Tampan
Kelana Jatuh dalam pelukan
Terlena oleh sentuhan
Si Tampan hanya mengambil
sari manis dari Kelana
Ditinggal dan dicampakan
Hati yang hancur tak membuat mundur
Kelana tak ingin terlena oleh sedih
Perempuan bernama Kelana
bukan mainan laki-laki
|
Atiek Soewadji | Aku biasa dipanggil EL, lahir di Madiun 19 Juli, tinggal di Jakarta. Senang sekali ada CafeNovel.com, jadi bisa share ke teman-teman untuk baca tulisan kita. Dari SD aku senang sekali bikin cerita yang ada gambarnya, dan kalau sudah selesai teman-teman dekat aku suruh baca. Mereka senang, dan terkadang suka menagih kalau aku lama tidak bikin buku cerita. Waktu SMA aku sering kirim cerita untuk acara "Diary Si Putri" di Radio Prambors, dan beberapa kali disiarkan. Sayangnya banyak robekan-robekan puisi dan cerpenku yang hilang. Maklum, dulu tahun '80-an belum punya komputer. Ada beberapa yang aku simpan di disket juga hilang. Senang sekarang ada CafeNovel.com, sebab satu tahun ke depan rencanaku adalah menulis dan menghidupkan lagi galeri lukisanku, dan berhenti dari kesibukan kerja di Jakarta yang ribet ini. Sekarang lagi konsentrasi bikin cerita untuk FTV, dan mudah-mudahan bisa bikin novel yang akhirnya difilmkan. |
MEDIA PARTNERS











