• John Dahrief
untukmu tercinta, duhai kasihku
mari sejenak kita tidur
supaya bermimpi kata jujur
dalam mimpi tiada palsu
telah banyak mimpi kita
mimpi yang menimbulkan ragu
karena terlepas sesumbar kata
tercipta beberapa janji palsu
untukmu terkasih, duhai cintaku
bila nanti kita terjaga
ingatlah mimpi jujur itu
supaya kita tetap bersama
lupakan segala mimpi lalu
diri kita inilah adanya
pelukku, pelukmu, untuk cinta
rapat, semoga mengikat selalu
|
|
MEDIA PARTNERS
John Dahrief | Lahir di Jaga Baya, Bandar Lampung, 24 Agustus 1971. Di sela-sela kesibukannya sebagai karyawan PT Pertani (Persero), ia masih sempat menulis puisi sebagaimana minatnya yang demikian besar pada seni. Ia juga aktif sebagai penulis di sebuah situs persajakan nasional. Beristri satu dengan tiga orang anak perempuan merupakan sebuah anugerah yang tak terkira. Sekarang ia bekerja di Bengkulu sementara istri tercinta serta anak-anak masih menetap di Lampung. Namun meski begitu, jarak bukan menjadi aral jika rindu mendera, sebab ia akan menuangkan kerinduannya tersebut di dalam sajak dan puisi yang ditulisnya.










