• Weni L. Ratana
Kekasih nan Biru
— catatan harian pada sebuah diari....
(dari seuntai puisi alit yang telah berdebu: 'Kekasihku yang Tak Pernah Ada')
Kau runtuhkan binara yang mencakar
jadi abu setelah mengobong
dalam kepulan halimun debu
ini luka yang tak terperikan
dalam diammu yang bisu
dalam cintamu yang kemu
Rinduku telah kempung
saat ia terbang dan hilang selaksana lelawa
dalam bingar kepungan awan
dan selaksa aura yang mati
Tiap penggal kenangan
: bersamamu adalah luka yang kau rancap
dengan belati ikrar
sehidup-semati!
Di manakah gemintang yang kau janjikan
jika senyap menyapa dalam gulita
jika sunyi meranggas dalam kelam
di mana, di mana
di mana gemintang itu....
Oh, Kasihku nan biru
engkau renjana yang tak pernah ada
meski hanya serupa manekin dalam angan!
|
|
MEDIA PARTNERS
Weni L. Ratana, lahir di Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 28 September 1987. Sedari dulu, ia sangat menggemari dunia kepenulisan. Kerap berkecimpung dalam keorganisasian, terutama yang menyangkut dunia pendidikan. Ia merupakan salah satu redaksi mading di sekolahnya. Selain menulis puisi dan cerpen dalam buku diari dan blognya, ia juga senang mengoleksi lagu di komputer dan menonton film. Sekarang penulis rupawan ini tengah merampungkan sebuah novel sastra Tiongkok yang bakal dipublikasikannya pada penerbit nasional.










