
Beku Kita
Nur Lodzi Hady
apa puan hendak bilang?
saya sudah bikin kota ini begini beku
puan jadi batu kristal di etalase kaca
saya pandang setiap waktu
dengan bisu
ketika waktu begini lembab, dulu
saya menjentik hidung puan
dan musim tiba tiba berubah kala itu
bunga bunga semi di taman
kita bernyanyi lagu seolah tak hirau
puan tersipu seperti gadis kecil yang hijau
lantas, seusai duduk kita berhadapan
puan pula tiba tiba mengerling aneh
apa puan hendak bilang?
ada ulat di bunga bunga itu
puan larut dalam tembangnya
sedang saya tiada dengar
dan puan tak bilang apapun jua
capailah saya jadi si pandir yang nestapa
saya tak lagi hendak tanya
puan telah tahu apa gerangan jawabnya
yah, puan tak usah bilang apa
di sini saja kita beku bersama
puan jadi batu kristal di etalase kaca
saya pandang setiap waktu
dengan bisu
Nur Lodzi Hady, lahir di Jombang, 18 Agustus 1977. Kini ia tinggal di Kebun Manggis, Jatinegara, Jakarta Timur. Sangat menggemari sastra dan teater. Seabrek karya telah dilahirkannya. Di antaranya: Antologi puisi "Infeksi (Jejak Luka)" 2005, Antologi puisi "Manifesto lakilaki" 2006, Naskah Drama "Kebayan Dengkul" 2002, Naskah Drama "Tewasnya Sang Superman" 2004, dan Naskah Drama "Cinderella Syndrome" 2006. Ia juga memiliki seabrek pengalaman dalam berorganisasi, di antaranya adalah sebagai Ketua divisi sastra Komunitas Teater Unisma 2003 dan Koordinator Roadshow Forum Penyair Muda Malang (FPMM) 2004.
MEDIA PARTNERS











