
![]()
Dahulu....
Aku hidup dalam zona normal
Hidupku realistis
Meskipun begitu
Banyak mimpi yang ingin kugapai
Bagai menggenggam pasir di pantai
Sebesar gumpalan tangan
Tak bisa tergenggam semua
Karena sedikit demi sedikit akan jatuh juga, bahkan terbawa arus laut
Semua itu bisa kuatasi dengan pikiran
Hampir tak pernah gunakan hati
Bercawan-cawan anggur saja tak mampu memabukkan aku
Kupasang tembok gagah yang menggambarkan jatidiri
Momen di mana aku mengenal cinta....
Aku mengganti semua mimpi hanya dengan satu mimpi
Hidupku menjadi idealis
Perasaan, hati dan intuisi menjadi santapanku
Namun, semuanya berubah....
Satu-satunya mimpi itu ternyata tak sama dengan garis tanganku
Aku salah bermimpi
Semuanya hanyut terbawa arus pantai
Optimisme berubah menjadi pesimisme
Aku tak kenal lagi diriku
Di manakah aku yang dahulu?
Nama saya, Mariska Uung. Saya hanyalah seorang mahasiswi biasa jurusan manajemen pemasaran di IBII, Jakarta. Sejak duduk di bangku
sekolah dasar, saya sudah suka mengarang. Bermula dari keterpakasaan karena disuruh oleh guru, tetapi entah
mengapa lama kelamaan saya bisa menikmati. Walaupun dengan EYD yang sangat berantakan. Saya berlatih sudah cukup lama untuk menulis, namun tidak pernah mempublikasikan kepada orang-orang. Lama-lama saya berani menunjukkan hobi saya yang akhirnya menjadi cita-cita. Tanpa diduga, banyak yang memuji dan menyukai tulisan saya. Termasuk guru dan dosen yang menyukai cara saya menulis dan menjawab soal ujian kuis. Hal ini sangat memacu semangat saya. Saya semakin giat untuk menulis dan pernah mengirimkan beberapa karya meskipun belum ada yang mempublikasikannya kecuali www.cafenovel.com. Seharusnya saya mengambil jurusan yang berhubungan dengan sastra ketika kuliah, namun waktu itu saya belum dapat memfokuskan masa depan saya. Terlebih ketika orangtua saya menganggap bahwa menulis itu tidak dapat menunjang dan menopang hidup. Ternyata saya salah besar, dan seharusnya saya bisa mempertahankan apa yang telah menjadi mimpi saya. Nasi sudah menjadi bubur. Saya tidak mungkin meninggalkan begitu saja kuliah ekonomi saya begitu saja. Apalagi saat ini sudah menginjak semester akhir dan sedang skripsi.
MEDIA PARTNERS











