|
Atika Dian Pitaloka | Lahir di Semarang, Jawa Tengah, 18 Mei 1989. Adalah seorang mahasiswi di Institut Pertanian Bogor jurusan Agronomi dan Hortikultura. Gadis manis berjilbab ini hobi menggambar dan menulis puisi. Waktu luangnya di luar kuliah adalah menulis di blognya, www.atika-dian.blogspot.com, yang sarat dengan karya dan tulisan hasil tuang isi hatinya nan indah. Karya puisi Atika Dian Pitaloka dominan berbau cinta, dirangkai dengan kalimat sederhana dan indah. Dalam industri hiburan film drama Indonesia yang marak menggunakan puisi cinta, karya Atika Dian Pitaloka patut diperhitungkan.

Alun Nikita | Gadis manis yang dipanggil dengan nama kecil Pia ini, lahir di Surabaya pada tanggal 14 Juli 1989. Saat ini ia berdomisili di Denpasar, Bali, Nusa Tenggara Barat. Hobinya sedari dulu memang menulis, khususnya puisi alit atau pendek. Karya puisi gadis berbola mata indah ini sederhana namun memiliki ruap emosi yang bagus, dan berending antiklimaks—sebuah pengakhiran yang jarang dipakai oleh penulis pemula. Sebagai penulis remaja putri yang berbakat, ia memang memiliki potensi besar untuk menjadi penulis handal.

Weni L. Ratana | Lahir di Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 28 September 1987. Sedari dulu, ia sangat menggemari dunia kepenulisan. Kerap berkecimpung dalam keorganisasian, terutama yang menyangkut dunia pendidikan. Ia merupakan salah satu redaksi mading di sekolahnya. Selain menulis puisi dan cerpen dalam buku diari dan blognya, ia juga senang mengoleksi lagu di komputer dan menonton film. Sekarang penulis rupawan ini tengah merampungkan sebuah novel sastra Tiongkok yang bakal dipublikasikannya pada penerbit nasional.

Effendy Wongso | Lahir di Watampone, Sulawesi Selatan. Selain menulis berita dan fiksi, ia paling senang menonton film. Waktu-waktu senggangnya pasti dihabiskannya di gedung bioskop atau di rumah untuk menonton film. Ia pernah menjabat Store Manager Video Ezy Australia untuk wilayah Indonesia Timur (2002) dan bergabung dalam MRA Group Ultra Disc cabang Makassar (2003). Saat ini mendirikan situs sastra www.cafenovel.com. Ia juga pernah bertugas sebagai koresponden majalah Anita Cemerlang (1996-1998) dan pemimpin redaksi majalah Planet Pop (1999-2000).

Nadia Deashinta | Lahir 26 April di Jakarta. Alumni SMA Katolik Santa Ursula Jakarta angkatan 2002 dan Alumni Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta angkatan 2006, serta UNLV Las Vegas (MPH, Public Health, Epidemiology and Biostatistics) - Amerika Serikat ini gemar menulis dan membaca novel. Hampir seluruh hidupnya dihabiskannya untuk menuntut ilmu setinggi langit, dan barulah di kala senggang ia menulis dalam diari maupun blog. Hobinya di luar membaca buku dan menulis adalah mendengar musik dan browsing internet. Saat ini ia tinggal di Las Vegas, Amerika Serikat. Ia juga tercatat sebagai salah satu Anggota Group www.cafenovel.com di facebook.com.

Yeni Andriaty | Lahir 20 Juni 1978 di Jakarta. Alumni STMT Trisakti Jakarta ini gemar menulis dan membaca novel. Saat ini ia tinggal di Jakarta bersama seorang putrinya yang cantik dan menggemaskan. Penulis perempuan ini memiliki impian terbesar agar dapat terus hidup dan survive membesarkan Khansa, putri tunggalnya. Menyokong serta mendukungnya agar kelak dapat meraih semua cita-citanya. Yeni Andriaty kini menjadi salah satu Anggota Group www.cafenovel.com di facebook.com. Memiliki ciri khas tulisan berkarakter perempuan yang terpinggirkan dan tersakiti. Pendek namun sarat makna.

Merlyn Aryo | Lahir di Surabaya, 26 Mei 1985. Menulis, khususnya puisi, merupakan kegiatan rutin perempuan cantik ini. Pengungkapan ekspresi dan isi hati pasti dituangkannya dalam bentuk puisi, meski sama sekali belum pernah mempublikasikannya di media manapun kecuali di www.cafenovel.com. Bertumbuh di Kota Pahlawan Surabaya, Merlyn Aryo menjalani aktifitasnya layaknya remaja putri lainnya, dengar musik, nonton film, dan browsing di internet. Ia masih menyimpan harapan besar untuk menjadi penulis besar di masa-masa yang akan datang.

John Dahrief | Lahir di Jaga Baya, Bandar Lampung, 24 Agustus 1971. Di sela-sela kesibukannya sebagai karyawan PT Pertani (Persero), ia masih sempat menulis puisi sebagaimana minatnya yang demikian besar pada seni. Ia juga aktif sebagai penulis di sebuah situs persajakan nasional. Beristri satu dengan tiga orang anak perempuan merupakan sebuah anugerah yang tak terkira. Sekarang ia bekerja di Bengkulu sementara istri tercinta serta anak-anak masih menetap di Lampung. Namun meski begitu, jarak bukan menjadi aral jika rindu mendera, sebab ia akan menuangkan kerinduannya tersebut di dalam sajak dan puisi yang ditulisnya.

|